Minggu, 16 Januari 2011

Empat Astronom RI Menjadi Nama Asteroid

KebunEmas.com


BANDUNG - Empat astronom dari Kota Bandung, Jawa Barat, diabadikan menjadi nama asteroid oleh International Astronomical Union (IAU) yang beranggotakan para astronom dari seluruh dunia.

Empat astronom ini merupakan mantan Kepala Observatorium Bosscha, Lembang, Jawa Barat. Mereka Bambang Hidayat, 76, Kepala Bosscha 1968–1999 yang diabadikan pada asteroid bernomor 12176. Nama asteroid itu kini menjadi asteroid Hidayat. Moedji Raharto, 56, Kepala Bosscha 1999– 2004 diabadikan pada asteroid 12177 dengan sebutan asteroid Raharto. Dhani Herdiwijaya, 47, Kepala Bosscha 2004–2005 jadi nama asteroid Dhani menggantikan asteroid 12178.

Lalu Taufiq Hidayat, Kepala Bosscha 2006-2010, diabadikan pada asteroid 12179 dengan sebutan asteroid Taufiq. Pengabadian empat astronom Indonesia menjadi nama asteroid ditetapkan dalam rapat eksekutif IAU bulan November 2010. IAU adalah lembaga astronomi tertinggi di dunia yang anggotanya hampir dari seluruh negara.

"Ini berarti dunia masih mengakui eksistensi Observatorium Bosscha dan mengakui apa yang dilakukan keempat astronom itu dalam dunia astronomi," ungkap Kepala Bosscha Hakim L Malasan kemarin.

Keempat astronom itu kebetulan berdomisili di Kota Bandung dan sama-sama jebolan Institut Teknologi Bandung. Kecuali Bambang Hidayat, semua astronom masih aktif mengajar sebagai dosen di ITB.

"Pak Bambang Hidayat sudah pensiun," sebut Hakim. Meski penetapan sudah dilakukan bulan November, IAU baru memublikasi hasil rapat eksekutif mereka dua bulan setelahnya atau Januari ini.

"Sebenarnya sejak November asteroid itu sudah bukan nomor lagi,tapi sudah berganti dengan nama empat astronom itu," terang Hakim. Empat asteroid yang hanya berupa nomor itu pertama kali tertangkap teleskop Schmidt 122 cm yang dipakai Cornelis Johannes van Houten dan Ingrid van Houten-Groeneveld di Observatorium Palomar. Diameter empat asteroid berkisar 1-1,5 km yang berjarak 500 juta km antara planet Mars dan Yupiter.

"Sesuai kesepakatan,asteroid yang ketemu oleh teleskop hanya diberi nomor katalog saja," terang Hakim.

Pengabadian nama empat astronom menjadi nama asteroid ini dapat disebut sebagai prestasi luar biasa karena tidak sembarang orang mengalaminya. Bambang, Moedji, Dhani maupun Taufiq merupakan orang Indonesia pertama yang diabadikan jadi nama asteroid.

"Sebelumnya belum pernah ada orang Indonesia yang jadi nama asteroid," kata Hakim. Meski di Benua Asia hal demikian bukan yang pertama, tapi keempatnya jadi yang pertama di regional Asia Tenggara.

"Di tingkat Asia, astronom dari Jepang dan India pernah, tapi di Asia Tenggara belum pernah ada," sebut Hakim. Empat astronom itu orang Indonesia pertama, tapi bukan Kepala Bosscha pertama yang diabadikan menjadi nama asteroid atau yang dikenal sebagai planet minor ini. Dalam situs langitselatan, ada dua nama Kepala Bosscha menjadi yang pertama diabadikan jadi nama asteroid, tapi keduanya berkebangsaan asing. Dua orang itu, Gale Bruno van Albada, Kepala Bosscha 1949–1958, dan Thé Pik Sin,Kepala Bosscha 1959–1968. (Koran SI/ Rudini) (srn)

Greater Jakarta, Solusi Baru untuk Ibukota

KebunEmas.com


Greater Jakarta. Ini solusi baru untuk keruwetan ibukota. Gagasan ini dibahas dalam pertemuan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dengan Rektor ITB, Akhmaloka, Selasa 11 Januari 2010. Hingga hari ini sejumlah ahli tata kota membahas gagasan ini. Ada yang setuju, ada juga yang menolak.
Secara sederhana Greater Jakarta itu adalah pengembangan ibukota yang terkoneksi dengan kota-kota di sekitarnya. Jakarta harus menyatu dengan kota seperti Puwakarta, Cianjur, Sukabumi dan beberapa kota lain di sekitarnya. Untuk itu harus dibangun fasilitas seperti jalan raya, dan jalur tranportasi yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota itu.
Dengan cara ini ibukota akan semakin luas. Dan penduduk yang tadinya tumpah di Jakarta, akan terdistribusi ke sejumlah kota yang terkoneksi itu. Beban Jakarta akan berkurang. " Dan tidak tertutup kemungkinan pusat pemerintahan bergeser ke bagian tertentu," kata Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo, usai meresmikan Kantor Pelayanan Pajak Asli Daerah (PAD) di kantor Kecamatan Tebet, Jakarta, Rabu 12 Januari 2011.
Fauzi Bowo menambahkan bahwa gagasan ini muncul sebab rencana tata ruang Jakarta sudah buntu. Banyak hambatan seperti  ruang yang sempit dan terbatas. Jumlah penduduk yang kian membludak dan serentetan masalah lain.
Buntu lantaran sejumlah hambatan itu, "Kami kemudian berpikir memperluas kawasan ini menjadi satu kawasan yang sementara waktu diberi nama Greater Jakarta,"kata Fauzi. Rencana ini sudah dibahas secara intensif dalam sejumlah pertemuan. "Saya yakin masih ada pertemuan dan workshop yang diperlukan guna merealisasikannya," kata Fauzi Bowo.
Dan tentu saja merealisasikan gagasan itu  bukan pekerjaan mudah. Dibutuhkan dana yang besar guna membangun infrastuktur yang menghubungkan Jakarta dengan sejumlah kota-kota kecil itu. Berapa total uang yang diperlukan? "Masih terlalu dini untuk membahas soal estimasi biaya,"kata juru bicara Presiden, Julian Aldrin Pasha, kepada wartawan usai pertemuan Rektor ITB dengan Presiden SBY.
Model Kualumpur
Hawa yang pengap, penduduk bak semut, juga menghinggapi sejumlah kota besar di dunia. Dan Malaysia juga memilih jalan memperluas ibukota sebagai jalan keluar. Kuala Lumpur dibangun menyatu dengan sejumlah kota di sekitarnya. Rencana itu menjadi bagian dari apa yang disebut sebagai Program Tranformasi Ekonomi Malaysia.
Program ini adalah roadmap pembangunan negeri jiran itu yang diluncurkan Oktober 2010. Dari roadmap itu, rencana pembangunan Kuala Lumpur dimasukan dalam bab tersendiri.  Dalam bab itu dijelaskan bahwa Kuala Lumpur akan terhubung dengan Putrajaya, Shah Alam, Petaling Jaya, Klang, Kajang, Subang Jaya, Selayang, Ampang Jaya dan Sepang.
Bila penduduk menyebar ke sejumlah kota itu, pemerintah akan menata Kuala Lumpur menjadi kota yang memenuhi standar kesehatan dunia, tapi juga memanjakan kaum yang suka belanja dan pengemar hiburan.
Ada tiga cara yang akan dilakukan. Pertama, kota Kuala Lumpur yang memiliki dua sungai dan waterfront, akan dibangun sebagai pusat belanja dan komersil.
Malaysia akan mengembangkan pusat kota Kuala Lumpur yang memiliki dua sungai dan waterfront sebagai pusat komersial dan belanja. Mendukung rencana itu maka akan dilakukan peremajaan sungai dan pembangunan kembali kawasan sekitarnya.

Kedua, memperluas kawasan terbuka hijau. Dari  12 meter persegi per kapita menjadi 16 meter persegi per kapita. Ini sesuai dengan standar WHO. Peningkatan kawasan hijau akan meningkatkan kualitas hidup.
Ketiga, beberapa aset alami kawasan Kuala Lumpur  seperti Penjara Pudu dan stasiun kereta dalam kota, akan diubah menjadi tempat atraksi.
Bukan Gagasan Baru
Greater Jakarta itu secara substansi bukanlah gagasan baru. Pengamat tata kota Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menegaskan bahwa substansi The Greater Jakarta hampir sama dengan program pengembangan wilayah Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi Puncak dan Cianjur (Jabodetabekpunjur).
Program ini sudah lama diluncurkan. Ditopang oleh Peraturan Presiden  Nomor 54 Tahun 2008 yang mengatur kerja sama antara Pemprov Jawa Barat dan DKI Jakarta, tentang Tata Ruang Kawasan .

"Satu usulan yang secara resmi sudah diputuskan belum berjalan, tiba-tiba ada ada wacana lain. Ini melompat-lompat dengan ide baru," ujarnya kepada VIVAnews.com.

Yayat khawatir bahwa Presiden SBY belum mendapat informasi yang lengkap soal Greater Jakarta ini. Apakah akan mengikuti konsep kota London atau Tokyo yang menyatukan wilayah yang infrastrukturnya telah terbangun sebelumnya.

Yayat menilai bahwa memperluas kota ke Kerawang dan Sukabumi tidak akan efektif. "Sebab dua wilayah ini tidak masuk kawasan strategis nasional," ujarnya.

Ditambahkan Yayat, pengembangan wilayah yang tidak termasuk dalam kawasan strategi nasional akan berdampak luas. Karena isu perubahan ini akan mengubah fungsi kewilayahan. Seperti penguasaan tanah secara besar-besaran oleh pemilik modal yang akhirnya menyengsarakan masyarakat.

"Jangan isu perubahan mengubah fungsi ke wilayah. Seperti di Jonggol, hampir 50 persen petani sekarang ini telah kehilangan lahannya. Jadi harus hati-hati, kecuali ada kajian yang kuat," ujarnya.


Penambahan wilayah di luar kawasan Jabodetabekpunjur juga akan bersinggungan dengan ego otonom yang kuat. Jumlah warga Jabodetabek yang lebih dari 25 juta jiwa dan ditambah dengan jumlah penduduk Sukabumi dan Karawang bisa menjadi 30 juta jiwa. Butuh biaya besar untuk pengelolaannya.

sumber: http://fokus.vivanews.com/news/read/199384-greater-jakarta--konsep-lama-

Facebook akan Ditutup Pada Maret?

INfo ITu ilMU


REPUBLIKA.CO.ID, PALO ALTO--Pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, diberitakan mengumumkan bahwa Facebook akan ditutup pada bulan Maret. "Facebook telah di luar kendali," kata Zuckerberg dalam konferensi pers di luar kantornya Palo Alto, "dan stres pengelolaan perusahaan ini telah menghancurkan hidupku. Aku harus mengakhiri semua kegilaan ini. "

Zuckerberg terus menjelaskan bahwa mulai 15 Maret, pengguna tidak akan dapat lagi mengakses account Facebook.

"Setelah 15 Maret seluruh website akan ditutup," kata Avrat Humarthi, Wakil Presiden Teknik  Facebook. "Jadi, jika anda ingin melihat gambar Anda lagi, saya sarankan Anda mengambil mereka dari internet. Anda tidak akan bisa mendapatkan mereka kembali setelah penutupan."

Zuckerberg mengatakan bahwa keputusan untuk menutup agak sulit, tapi dia tidak berpikir orang akan marah. "Saya pribadi tidak berpikir itu merupakan masalah besar," katanya.

Namun benarkah berita itu?

TIDAK, Facebook menyangkalnya dalam situs mereka. Rumors itu, kata mereka, mulai beredar pada Ahad, dimulai dari berita karangan di sebuah situs online satir. Pada hari yang sama, situs itu juga membuat berita "heboh" lain: Alien akan menyarang pada 2011, Michelle Obama hamil lagi,  dan Goerge Clooney akan mencalonkan diri sebagai presiden.


'Kami tidak mendapatkan memo tentang rencana penutupan atau apapun, jadi kita akan tetap bekerja diri seperti biasa. Kami tidak ke mana-mana, kami baru saja mulai," demikian pernyataan mereka.